Mengenal Keputihan Bagi Wanita

Jangan Malu dan Segera Atasi Keputihan

Chitchat.my.id- Aloha, apa kabar semua. Selamat datang di jam tayangan ngerumpi nyeleneh di blog ChitChat, Ngerumpi yuk! Nah, pembahasan kali ini mengenai Bagaimana Mengatasi Keputihan bagi Wanita. So, Pembaca blog ngerumpi kali ini harap di skip terlebih dahulu atau boleh juga sih tetap membaca, soalnya rumpian kali ini pasti bermanfaat bagi wanita maupun pria yang sudah memiliki istri. Sehingga teman ngerumpi juga bisa berdiskusi dengan sang kekasih hati pastinya.

 

Sejujurnya biang ngerumpi teringat pengalaman dahulu banget sewaktu mengalami keputihan. Pengalaman ini teringat kembali setelah membaca ulasan di blog bukadiskusi yang membahas tips mengatasi keputihan. Jadi deh, biang rumpi teringat masa lalu; dimana berawal kisah sewaktu biang rumpi dari kurus menjadi berisi. Nah, perubahan body tentunya membuat pakaian dalam jadi ketat. Nah, pakaian dalam yang terlalu ketat itu juga bisa menjadi salah satu pemicu keputihan lho. Termasuk penggunaan panty liner yang berlebihan, juga bisa menyebabkan keputihan.

 

Berbicara mengenai penyebab keputihan, pasti teman ngerumpi sudah tahu ada banyak sekali penyebab dan faktor seorang perempuan, wanita akan mengalami keputihan. Biasanya bisa dikatakan normal, apabila mengalami keputihan sebelum dan sesudah datang bulan atau menstruasi. Namun, perlu teman ngerumpi ingat bahwasanya setiap wanita akan mengalami keputihan yang berbeda-beda seperti warna cairan serta tekstur dari keputihan itu sendiri.  Bahkan, konon katanya wanita juga akan mengeluarkan cairan yang bernama keputihan apabila mendapatkan rangsangan dengan pasangannya (baca- suami lho ya teman ngerumpi, bukan kekasih gelap lol). Tidak hanya itu saja, keputihan juga bisa diderita kaum wanita jika mengalami stress. So, usahakan kalau gitu teman ngerumpi jangan stress. Sehingga teman ngerumpi yang mengalami keputihan bisa teratasi dengan baik hihihi.

 

Biang ngerumpi tahu dan sadar benar jika berbicara lebih mudah, dibandingkan mempraktikkan. Apalagi kondisi perekonomian karena pandemic covid-19 ini atau yang terkenal dengan sebutan virus corona ini menguasai muka bumi ini. Tentunya, hal itu akan membuat semua orang, termasuk ibu rumah tangga, teman ngerumpi dan bahkan biang ngerumpi pun tidak terelakkan lagi kalau mengalami stres tingkat rendah, sedang, tinggi dan bahkan akut. Namanya beban hidup yang berat, pelik pastilah stress; benar tidak teman ngerumpi?

 

Nah, teman ngerumpi harus mengetahui dengan pasti bahwasanya ada banyak sekali “kategori” keputihan yang tidak normal, seperti infeksi, baik karena jamur, maupun bakteri, bahkan  parasit (trikomoniasis). Nah, biasanya ini cairan keputihannya sedikit berbeda dari yang normal. Tergantung tingkat persoalan yang terjadi dan biasanya cairan berwarna putih dan kental; Keputihan ini dikarenakan daerah vagina teman ngerumpi telah infeksi jamur.

Namun, apabila cairan keputihan teman ngerumpi sudah berwarna coklat atau bahkan disertai bercak darah; biasanya keputihan ini terjadi dikarenakan siklus menstruasi teman ngerumpi tidak teratur. Namun, juga mesti di waspadai juga ini termasuk tanda kanker rahim atau leher rahim walaupun jarang terjadi pada wanita. Nah, apabila teman ngerumpi memperhatikan pakaian dalam dan melihat ada cairan berwarna hijau atau kuning dan bahkan ada buihnya. Keputihan ini merupakan penyakit trikomoniasis. Sejujurnya, pastinya ada banyak tanda yang bisa dilihat ketika mengganti pakaian dalam teman ngerumpi untuk segera mengatasi persoalan hidup eh keputihan hahaha.

 

Meskipun faktor penyebab keputihan itu beragam, namun bisa dipastikan apabila wanita yang rentan terkena keputihan bisa jadi dikarenakan teman ngerumpi tanpa menyadari mengkonsumsi oba kortikosteroid atau juga bisa dikarenakan mengkonsumsi  pil KB dan obat kortikosteroid. Bahkan, apabila teman ngerumpi memiliki riwayat penyakit diabetes; juga bisa menyebabkan keputihan. Termasuk jika teman ngerumpi suka berganti pasangan dan bahkan berhubungan intim tanpa kondom, tanda ini juga bisa menyebabkan keputihan yang kedepannya bisa berbahaya bagi kaum wanita lho.

 

 Selain itu, tanda wanita mudah terkena keputihan bisa jadi dikarenakan menipisnya dinding vagina akibat menopause. Jujur saja biang rumpi juga baru tahu kalau menyiram daerah pribadi wanita dengan menggunakan semprotan air dan terlalu sering membersihkan bisa juga dikenakan keputihan, termasuk di dalamnya penggunaan sabun yang mengandung parfum atau pewangi.

 

Nah, sebelum memasuki tahap pengobatan apabila terkena keputihan. Bagi teman ngerumpi yang belum kena, bisa nih untuk lebih peduli terhadap kebersihan daerah V untuk mencegah keputihan. Bagaimana caranya?

 

Sejujurnya sangat mudah pakai banget, jika tidak malas. Sebab, teman ngerumpi di wajibkan untuk membersihkan vagina dengan sabun dan air hangat setelah membuang air kecil mapun besar. Kemudian jangan lupa itu untuk dikeringkan sebelum menggunakan celana dalam. Bahaya, sebab celanan akan jadi lembab.   

Selain itu, biang rumpi sudah mengetahui dengan pasti bahwasanya penggunaan celana dalam berbahan katun untuk menjaga kelembapan pada area kewanitaan. Hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat. Bahkan, teman ngerumpi perlu banget untuk menghindari menggunakan sabun atau produk kewanitaan yang mengandung parfum, karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik pada vagina.

 

Cara Mengatasi Keputihan

Sejujurnya biang rumpi apabila mengalami keputihan, biasanya membersihkan daerah vagina dan juga sering mengganti pakaian dalam. Apalagi, jika berada di luar dulu suka banget pakai panty liner, namun sekarang tidak lagi! Sehingga, mengganti pakaian dalam itu bisa tiga sampai empat kali dalam sehari. Apalagi jika sering ke kamar mandi, duh itu AC wajib dengan pasti untuk menghindari keputihan atau mengatasi keputihan yang mengganggu aktivitas.


Makanya penting sekali untuk membersihkan daerah vagina dengan sabun cair, air hangat ketika membersihkan organ satu ini. Jangan lupa untuk mengeringkannya dengan baik sebelum ditutup.  Nah, paling penting, apabila keputihan masih belum parah biang rumpi kasih resep ajaib ya dan terbukti ampuh. Stres karena covid-19 atau corona sudah berkurang dikarenakan biang ngerumpi sehari pasti minum air rebusan temu kunci dan jahe merah lho. Diminum begitu saja baik dingin ataupun hangat tanpa campuran yang lain. Jadi, teman ngerumpi sudah paham belum mengenai keputihan ini?

 

Salam Biang Rumpi




Jangan lupa berkunjung juga ke  kitabahagia Story citra, petunjukhidup, asiabutterflytraveler dan jejakcantik 
temukan artikel menarik lainnya




CONVERSATION

14 comments:

  1. Agak susah diterapin memang ya, kak. Terutama saat membersihkan dengan air hangat. Tapi, harus dicoba praktekin juga. Biar tetap terawat dan bebas dari jamur

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah saya terakhir keputihan pas hamil anak ketiga kak. Itu pun kata dokter pengaruh hormon. Gitu anaknya lahir langung sembuh. Saya sukanya pake rebusan daun sirih kak. Takut juga pake bahan kimia gitu..

    ReplyDelete
  3. Thanks Kak Citra susah berbagi tipz pengobatan. Keputihan tu emang sangat mengganggu kenyamanan. Pernah alamin pas hamil Nurul, ampuuun dah.

    ReplyDelete
  4. Ga enak banget nih ya kak klo pas keputihan tuh serba salah dan ga nyaman. Klo aku biasanya basuh pake air rebusan daun sirih sih ya jadi berhenti deh keputihannya

    ReplyDelete
  5. merawat daerah kewanitaan memang penting. sama pentingnya merawat anggota badan yg lain yg terlihat. ya, meskipun tidak terlihat daerah kewanitaan harus dijaga dan dirawat agar tetap sehat.

    ReplyDelete
  6. Keputihan emang bikin risih, biasanya setelah menstruasi aku alami keputihan.
    Dan teman ku banyak yang bilang,jangan banyak makan mentimun biar keputihan gak semakin banyak.
    Apalagi kalau keputihan mesti beberapa kali ganti celana dalam biar selalu kering dan gak lembab,supaya gak menimbulkan gatal gatal ataupun bau.

    ReplyDelete
  7. kalau kata obgyn ku dulu ketika wanita terserang keputihan, asal tidak berlebihan dan berbau itu masih normal. tinggal pemakaian CD dan makanan juga diperhatikan

    ReplyDelete
  8. Keputihan mmenjadi momok bagi wanita..rupanya stress juga menjadi salah satu penyebabnya dan dapat disiasati juga rupanya.. info yang menarik

    ReplyDelete
  9. memang menjaga organ reproduksi wanita itu keharusan ya mba. pastinya juga harus hati-hati merawatnya. saya juga beberapa kali keputihan berlebihan tapi kata dokter masih aman dan dikasih obat aja. makasih sharingnya mba.

    ReplyDelete
  10. Aku pernah mengalami keputihan yang parah banget sampe gatal gitu dan harus minum obat, akhirnya sekarang pake sabun pembersih organ intim kalo pas gatal banget, bisa membantu meredakan

    ReplyDelete
  11. Jahe merah sih hari-hari minum tapi temu kunci hiks kemana carinya? Padahal dulu kalau di jawa temu kunci buat bumbu sayur bening seger lho sista.

    Entah sudah berapa lama aku nggak pakai panty sista, mending ganti cd setelah ke kamar mandi, selain irit juga lebih sehat ya

    ReplyDelete
  12. Pakai celana jeans juga ga baik ya kak, buat area kewanitaan, sehingga terjadi keputihan juga jadi sekarang jarang banget pakai jeans, lagi coba pakai gamis tapi harus pakai celana wudhu ya, itu gimana ya?

    ReplyDelete
  13. Daerah sensitif memang harus mendapatkan perhatian dan perawatan ekstra ya mbaj

    ReplyDelete
  14. daun sireh juga bangus mbak, dimasukan dalam air hangat, lalu digunakan. Memang harus telaten sih.

    ReplyDelete

Hi Teman Rumpi, terima kasih sudah main ke blog chitchat, ada baiknya berbagi pendapat tanpa meninggalkan spam ya. Kita sama-sama saling menghargai rumah maya kita. Salam, thanks telah meninggalkan biang rumpi manis di sini. cheers @citrapandiangan