Tidak Banyak Kenangan Kebahagiaan Terekam

flashbacak 2020

Chitchat.my.id- Aloha, apa kabar semua. Selamat datang di jam tayangan ngerumpi nyeleneh di blog ChitChat, Ngerumpi yuk! Nah, pembahasan kali ini mengenai “Flash back 2020.” Pasalnya, bulan Desember itu waktunya mellow, karena pergantian tahun. Biang ngerumpi merasatahun 2020 akan segera berakhir dan bagi teman-teman yang gemar traveling merupakan tahun terburuk. Sebabm nggak bisa kemana-mana, padahal rencana untuk liburan sudah tersusun di akhir tahun 2019 tetapi di tahun 2020 planning hanyalah tinggal rencana saja.

 

Teman rumpi pasti beranggapan tahun 2020 tahun terburuk, karena covid 19 yang membuat kehidupan sebagian orang menderita, tetapi ada juga yang menjadikan tahun 2020 merupakan tahun untuk memulai impian yang sebelumnya hanya sebagai daftar buku list di dalam perencanaan. Biang ngerumpi lagi bĂȘte, terus browsing deh ke blog sista Inna, yang merupakan salah seorang blogger Betawi dan pas banget waktu baca artikel tentang travelingnya. Duh, buat ngenes.

 

Soalnya 2020 banyak sekali merencanakan liburan, tetapi hanya 10 persen saja yang terlaksana dengan baik.  Bayangkan saja di Bulan Januari 2020, waktu itu biang ngerumpi liburan singkat ke Jakarta dan sekaligus berobat, hanya sempat liburan singkat banget ke Puncak. Itu pun, beneran apes. Pasalnya di bulan Januari, di Puncak cuaca tidak bisa diprediksi. Bahkan nih ya, seharian bisa hujan non stop. Kebayang dong hanya stay di hotel doang tanpa melakukan adventure, yang ada jadinya menulis novel, tetapi sampai sekarang belum tuntas juga itu novel.

 

Terus bagaimana di bulan February?

 



Yups bulan Februari untung saja, covid masih belum terlalu famous di Indonesia, tetapi sudah mulai menakutkan. Jadi, sewaktu mau menghadiri pernikahan keluarga yang ada di Kediri, kami dari kapal hingga dalam pesawat tidak berani buka MASKER wajah. Duh, nggak bisa kebayang wajah ketutup masker non stop rasanya sudah sesak pakai banget! Akhirnya deh, dipaksain selama perjalanan ke Surabaya, tetapi waktu di Kediri dan ke Batu, no using mask anymore.

 

Kami sekeluarga benar-benar bersenang-senang dan bergembira bersama. Selain menghadiri pesta pernikahan, ini juga kesempatan belasan tahun tidak berkumpul bersama keluarga besar dari pihak mama.

 

Maret


Covid 19 sudah semakin kuat memasuki Indonesia dan negara lain, biang ngerumpi juga sudah ingatkan kakak untuk tidak usah balik ke Maldives untuk bekerja. Namun, namanya karyawan tentu saja dia tidak bisa berbuat apa-apa, karena kala itu Maldives belum ada yang terkena covid 19. Jadinya, she must back to Maldives. Nah, benar saja kan di bulan berikutnya

 

April


 

Turis atau tamu yang menginap positive covid 19 diikuti dokter dan istri dari dokter yang menangani pasien. Uniknya, dokternya negative tetapi istrinya positive. Di sini bisa terlihat hal itu tergantung dari kondisi fisik dan juga imun tubuh seseorang. Nah, kebayang dong, satu kena bakalan heboh dunia pariwisata dunia.

 

Yups, benar banget. Maldives lock down. So, sudah pasti para pekerja dari negara lain pun mulai sibuk minta pulang ke negaranya. Soalnya, tidak juga mereka bisa bekerja, jika tidak ada tamu! Yups, bulan April merupakan bulan penuh kekuatiran bagi biang ngerumpi karena kakak ada di Maldives.

 

Tidak terlalu banyak kenangan yang bisa diingat di bulan Mei, Juni dan Juli. Namun, pastinya di bulan Juli ritual singkat seperti biasa tetap dilakukan. Kali ini all cakes mulai dari pembuatan cake dan hingga dekorasi cake aku buat sendiri. Walaupun bentuknya jadul, itu pun antara niat dan tidak membuat cake. Namun, tradisi yang aku buat untuk diriku, mesti dikerjakan.

 

September merupakan bulan bahagia kelahiran mama dan juga bulan menyedihkan bagi keluarga biang ngerumpi. Bisa dibayangkan adik bungsu kami mengalami kecelakaan naas dan membuatnya tidur selamanya. Hal ini berat banget bagi kami sekeluarga, bagaimana pun juga si bontot ini merupakan HERO dalam keluarga kecil kami. Pasalnya, kalau kemana-mana baik menggunakan motor atau mobil harus sama dia. Tanpanya, kami timpang khususnya kakak-kakak perempuannya. Tidak hanya itu saja, rumah jadi senyap soalnya ga ada yang di omelan Mama selain dia hahaha.

 

Stress membuat kakak aku juga harus melahirkan cepat, yups…. Lahirlah si baby pengganti adik bontot kami. Makanya nama pertamanya dibuat seakan memanggil nama panggilan adik bungsu. Tidak hanya kakak aku mengalami stres, mungkin biang ngerumpi juga merasakan stres tetapi tidak di rasa secara pikiran. Namun tubuh biang ngerumpi semakin makmur dan “penyakit yang dulu didiagnosa” dokter kembali lagi datang dan membuat resah selama bulan Oktober sampai awal Desember. Puji Tuhan, sekarang sudah berhenti dan rencana mau ke Jakarta tahun depan untuk melakukan pemeriksaan kembali.

 

Tahun 2020, bagi biang ngerumpi merupakan tahun yang tidak banyak bisa diingat hal yang BAHAGIA. Adanya duka yang silih berganti datang. Harapan di tahun 2021 akan menjadi tahun yang terbaik. Mungkin membaca artikel ini teman ngerumpi merasa bosan atau garing ya. Namun, terus terang saja. Namun, tahun 2020 merupakan tahun terberat yang dialami biang ngerumpi, bagaimana dengan teman ngerumpi?

 

Everything is MESSY

 

Bisa dikatakan tahun 2020 merupakan tahun yang membuat perencanaan hidup berantakan, misalnya saja biang ngerumpi tidak jadi liburan ke DUBAI. Padahal, semua sudah direncanakan dengan sebaik mungkin!

Kehilangan sosok adik yang selalu menjadi pelindung, hal itu membuat dunia biang ngerumpi seakan-akan upset down. Ironisnya rencana menurunkan berat badan malah membuat badan jadi semakin melar dan ngendut. Mungkin timbangan sekarang ini bisa mencapai 62 KG. Duh, seumur hidup nggak pernah membayangkan seperti itu!

Perekonomian semakin terpuruk, karena bolu ibuku tidak dijalankan dengan optimal. Bahkan ya, bisnis yang biang ngerumpi canangkan pun tidak berjalan maksimal.

 

Dibalik Kesusahan, ada Sukacita

Tuhan tidak pernah menurunkan badai tanpa adanya pelangi. Dibalik berantakannya semua rencana kehidupan biang ngerumpi, Tuhan memiliki rencana lain. Tidak bisa traveling membuat biang ngerumpi mulai menyusun kembali impian yang tidak sempat dijalankan dengan baik. Bahkan kembali mengasah keterampilan untuk hobi yang siapa tau bisa dijadikan ladang bisnis.

 

Ide dari tahun 2019 untuk membuat studio photo produk pun pelan-pelan mulai di setting dengan baik. Menyicil perlengkapan shooting atau pun pembuatan studio photo sudah dilakukan sejak tahun 2018. Pada akhirnya di bulan November mulai membuka kesempatan UKM untuk menjadi klien dalam bidang jasa photo produk storycitra. Selain itu, ide bisnis yang lain pun mulai bermunculan kembali. Yups, semoga tahun 2021 menjadi tahun terbaik, sebagai pengganti tahun 2020 yang tidak memiliki banyak kenangan indah.

 

Meskipun gagal liburan ke Dubai dan Bali di tahun 2020 ini, tetapi biang ngerumpi tetap menikmati waktu bersantai dengan staycation di beberapa hotel yang ada di Tanjungpinang mulai dari menginap seminggu di hotel comforta Tanjungpinang, Aston hingga CK Tanjungpinang; semuanya pun dijalankan.

 

Bahkan, di tahun 2020 pun, biang ngerumpi berhasil pergi ke lokasi wisata yang ada di Kota Tanjungpinang yang dari dulu diinginkan. Vihara gunung kijang atau galang batang. Terimakasih buat alm adik aku yang membuat impian Kakak kamu ini terkabul. Sekarang ini target 2021 akan semakin berat tanpa adanya kamu di sisi kakak.

 

Teman ngerumpi, ini merupakan flash back di tahun 2020, biang ngerumpi tahu setiap manusia memiliki persoalannya sendiri. Mungkin bagi teman ngerumpi merasa persoalan yang biang rumpi alami ini TIDAK BERAT atau seberat yang teman ngerumpi alami. Namun, yakinlah semuanya pasti akan berlalu. Perekonomian yang pelik akan bangkit kembali. Tuhan tidak sedang menghukum kita, tetapi kita diberi kesempatan untuk bertahan dan maju bersamaan dengan pencobaan yang datang kepada kita. Semoga tahun 2021 menjadi tahun terbaik bagi semua orang, amin.

 

 

 

Salam Biang Rumpi




Jangan lupa berkunjung juga ke  kitabahagia Story citra, petunjukhidup, asiabutterflytraveler dan jejakcantik 
temukan artikel menarik lainnya




Artikel Terkait:

Silakan pilih sistem komentar anda

12 komentar untuk Flash Back 2020

Hi Teman Rumpi, terima kasih sudah main ke blog chitchat, ada baiknya berbagi pendapat tanpa meninggalkan spam ya. Kita sama-sama saling menghargai rumah maya kita. Salam, thanks telah meninggalkan biang rumpi manis di sini. cheers @citrapandiangan

  1. Turut berduka ya kak cit, semoga adeknya di tempatkan di tempat terindah di sisi-Nya.
    Tetap semangat ya Kak.. semoga tahun depan bisa jalan2 lagi

    ReplyDelete
  2. Gak apa2 kak tahun 2020 disuruh istirahat dulu jalan2nya ,khusus nabung semoga 2021 covid19 bubar dari muka bumi ya kak, semangat

    ReplyDelete
  3. 2020 memang banyak sekali cerita yang bakal kita kenang ya kak citra. Semoga nanti di tahun 2021 bakal selalu ada cerita gembira buat kita semua . Aamiin

    ReplyDelete
  4. semoga tahun 2021 menjadi tahun yang bersinar untukmu ya sista. Dan tentunya pandemi segera berakhir

    ReplyDelete
  5. 2020 sepertinya meninggalkan kenangan seragam untuk semua umat manusia ya sista ..apalagi biang keroknya kalau bukan si copid yang betah ngedem di bumi hihi..duh semoga tahun 2021 adalah tahun terang buat semua manusia di bumi sehingga kegiatan dapat berlangsung normal kembali

    ReplyDelete
  6. banyak cerita banget di tahun 2020 ini ya ka citra sampai kita bersahabat dengan pandemi dan bisa ikut arisan backlink ini adalah ceritaku hehe.

    ReplyDelete
  7. Semoga semua kesedihan di tahun 2020 berganti kebahagiaan. Kita semakin kuat menghadapi ujian dan tantangan

    ReplyDelete
  8. 2020 emang bikin kenangan yang lebih greget ya, kak. Di keluarga besar pun mengalami kehilangan yang bikin terngiang. Tapi, bener kata kak citra, tahun untuk memulai sesuatu yang masih sering ditunda. Semoga di tahun 2021 kondisi menjadi lebih baik lagi

    ReplyDelete
  9. Sepanjang tahun aku banyak di rumah aja nih, kak. Wkwkwk. Terakhir pergi jalan-jalan bareng keluarga itu Desember 2019

    ReplyDelete
  10. Kak citra.. Ini tahun penguatan, mau nggak mau ditempa jadi sosok yang harus kuat ya kak, setelah badai pasti ada bahagia

    ReplyDelete
  11. Semangat Kak. Semoga semua kesedihan di tahun 2020 diganti Allah dengan hal yang menggembirakan di tahun 2021. Kak Citra divonis sakit apa ama dokter? Ampek ma ke Jakarta segala periksanya. Semoga selalu sehat ya Kak.

    ReplyDelete
  12. 2020 ini aku beneran di rumah aja. Gak banyak kegiatan yang harus keluar jga, karena kerja juga tetap di rumah. Tau-tau besok udah 2021 aja. Semoga kita senantiasa sehat terus ya Kak Citra

    ReplyDelete