Menata Satu Kamar untuk Dua Anak

Chitchat.my.id- Aloha, apa kabar semua. Selamat datang di jam tayangan ngerumpi nyeleneh di blog ChitChat, Ngerumpi yuk! Kali ini si biang rumpi mau mengajak teman ngerumpi membahas mengenai Kamar Tidur Anak. Em, siapa di sini yang memiliki dua anak tetapi bingung karena kamar anak Cuma satu. Tidak ada salahnya lho anak berbagi kamar tidur, apalagi jarak usia anak tidak terlampau jauh.

Walaupun berbagi satu kamar untuk dua anak, teman ngerumpi masih bisa menata ruangan kamar anak menjadi semenarik  mungkin. Sehingga anak merasa nyaman berada di dalam kamar. Bagaimana caranya? Langsung saja kepoin blog ngerumpi edisi selasa cantik home and interior design. Biasanya, bagi para wanita eh ibu menata kamar untuk anak pasti bawaannya ingin makan melulu, apalagi penyebabnya jika tidak sedang mengalami stress dalam menata atau menyusun satu kamar untuk dua anak.


Ngerumpi: Kamar mandi mini




Apakah pemikiran membagi ruang terdengar stres dan bahkan mungkin anak laki-laki tidak nyaman? Dimengerti. Jika Anda siap untuk berpikir kreatif dengan setup ruangan, maka Anda tidak akan harus berkompromi gaya untuk membuat ini terjadi. Jangan percaya kita? Lihat diri mu sendiri.


Pilihan Pertama

Anak tidak ingin berbagi kamar, pasti langsung pusing bukan? Sebenarnya tidak masalah koq. Teman ngerumpi bisa mengikuti pilihan pertama dari si biang rumpi yakni dimana kamar tersebut di bagi menjadi dua bagian. Caranya dengan memberikan skat atau pun pintu fleksibel yang bisa di buka dan ditutup tanpa memakan tempat. Setelah membagi tempat, jangan lupa untuk memilih funiture yang multi fungsi. Pasalnya, satu ruang kamar dibagi lagi menjadi dua ruangan tentu saja bisa dibayangkan betapa kecil ruangan tersebut nantinya. Dengan pemilihan funiture yang multifungsi tentu saja tidak akan memakan banyak tempat. Seperti contoh pada gambar pilihan pertama di mana tempat tidur diatasnya dai dibawahnya ada laci atau lemari serbaguna untuk menaruh pakaian maupun perlengkapan bermain anak. Tidak percaya coba saja.

Ngerumpi: Pantulan cermin

Pilihan Kedua

Teman ngerumpi memiliki dua orang gadis cilik dan ruangan tidak terlalu besar. Salah satu menyiasati ruangan terbatas dengan pemilihan tempat tidur tingkat yang roll on. Sebab, anak yang masih kecil jika tempat tidur terlalu tinggi bisa menyebabkan mereka terjatuh. Tempat tidur roll on ini selain praktis juga tidak memakan banyak tempat. Usai tidur, tempat tidur bisa dimasukan ke dalam. Sehingga ruangan kamar tidur terbatas jadi terlihat lapang. Apalagi anak perempuan paling suka yang girly dengan memilih funiture yang girly akan membuat anak merasa nyaman berada dalam kamarnya. Walaupun ruangan sangat terbatas.

Di samping kanan disediakan meja untuk anak belajar dan juga lemari baju yang tidak terlalu besar. Sehingga tidak memakan ruangan yang ada. Dinding kamar juga bisa dihiasai hiasan dinding seperti kaca dan juga lukisan untuk membuat ruangan kamar anak semakin menarik.

Pilihan Ketiga

Natural atau terkesan klasik funiture di kamar anak. Apakah cocok untuk membuat kamar anak terkesan natural dan klasik dengan menggunakan perlengkapan funiture yang sederhana tetapi menawan. Jawabannya tepat sekali! Pilihan ketiga untuk shared kamar anak yakni pemilihan tempat tidur yang sederhana tidak terlalu besar dan tidak memakan tempat yakni tempat tidur tingkat yang terbuat dari kayu. Dimana tempat tidur ini diletakan dalam posisi vertikal. Sehingga tidak terlalu makan ruangan dalam kamar. Lalu beri keranjang untuk tempat menyimpan barang yang dipasang di dinding. Selain untuk menyimpan barang, malah keranjang tersebut menjadi pemanis ruang dekorasi kamar anak. Meja belajar yang multifungsi. Dimana tidak perlu bangku, seperti meja belajar osin. Sehingga anak bisa bebas belajar dan mewarnai. Pilihan ketiga ini apabila teman ngerumpi memiliki anak lelaki dan perempuan. Sehingga pemilihan warna netral tidak akan membuat anak merasa di nomor satukan.



Source Design Berbagi Kamar Tidur Anak
Gambar 1 -3  source

For privacy's sake, this family chose to divide a shared bedroom with an inconspicuous pocket door. Each bed has hidden storage compartments, which are brilliant for holding blankets, sheets, and out of season clothing.  (Pilihan 1)

Whether two girls are sharing a bedroom or it's a guest room with extra sleeping spots, make smart furniture choices. Here, a roll out bed helps solve space issues.  (Pilihan 2)

If you have a boy and a girl bunking together, stick to gender neutral colors. Ash wood and a soft shade of terracotta will make both kids feel right at home in their own environment.  (Pilihan 3)




KESIMPULAN

Kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat anak. Apalagi kebutuhan anak tidur lebih banyak dibanding dewasa. Karena itu, meskipun ruangan terbatas tetapi pemilihan funiture atau perabotan untuk tempat tidur anak bisa di match dan disesuaikan dengan selera dan dekorasi. Sehingga anak merasa nyaman berada di dalam kamarnya. Meskipun, kamar mereka harus berbagi dengan saudaranya.

Salam Biang Rumpi

Jangan lupa berkunjung juga ke  kitabahagia   dan temukan artikel menarik lainnya


Artikel Terkait:

Silakan pilih sistem komentar anda

1 komentar untuk Anak Berbagi Kamar Tidur

Hi Teman Rumpi, terima kasih sudah main ke blog chitchat, ada baiknya berbagi pendapat tanpa meninggalkan spam ya. Kita sama-sama saling menghargai rumah maya kita. Salam, thanks telah meninggalkan biang rumpi manis di sini. cheers @citrapandiangan

  1. wkwkwk, aku banget Mbak. Masih ngumpul sama anak2 sekamar. Tapi kamarku nggak bis doutak atik, udah full mebel huhuhu. ide postingannya keceh Mbak :)

    ReplyDelete