Ketahui Untung dan Rugi, Beli Rumah atau Sewa Rumah

Rumahku Istanaku

Chitchat.my.id- Aloha, apa kabar semua. Selamat datang di jam tayangan ngerumpi nyeleneh di blog ChitChat, Ngerumpi yuk! Kali ini si biang rumpi mau mengajak teman ngerumpi membahas mengenai Properti alias rumah, misalnya perumahan subsidi Bandung. Tidak heran memang pepatah yang mengatakan rumahku istanaku. Teman ngerumpi pernah merasa jealous tidak melihat temannya teman ngerumpi sudah memiliki rumah?

 

Pasti, teman ngerumpi merasa jealous bukan? Soalnya, biang rumpi juga pernah merasakan hal yang seperti itu! Ada banyak faktor pastinya antara hasrat membeli rumah atau sewa rumah. Apa sih keuntungan memiliki rumah sendiri atau sewa rumah? Masih galau tingkat tinggi antara tetap sewa rumah atau membeli properti, rumah tinggal! Yuk, biang rumpi kasih rumpian mengenai untung-ruginya sewa rumah dan memiliki rumah sendiri.

 

Pros dan cons Membeli Rumah Sendiri

Pastinya teman ngerumpi tahu membeli rumah berarti teman ngerumpi sudah siap secara finansial. Teman ngerumpi harus yakin dengan keputusan teman ngerumpi untuk memiliki rumah impian milik sendiri. Namun, apa bila teman ngerumpi masih belum pasti, pertimbangkan dulu untung dan ruginya memiliki rumah sendiri.

Pros atau keuntungan

Setiap membeli rumah, pasti teman ngerumpi harus membayar bukan? Misalnya teman ngerumpi mengkredit rumah nih. Pastinya, setiap pembayaran akan membawa teman ngerumpi semakin lebih dekat memiliki rumah sendiri. Berbeda ketika teman ngerumpi menyewa rumah, setiap melakukan pembayaran bukan berarti rumah tersebut akan menjadi milik teman ngerumpi. I know your feeling guys!

Harga rumah ada kemungkinan mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, tergantung nilai pasar dan seberapa bagusnya teman ngerumpi merawat rumah yang di miliki. Apalagi rumah yang lokasinya strategis, wah harga jual bisa berkali-kali lipat.

Selain harga jual yang bisa mengalami peningkatan, teman ngerumpi juga memiliki kebebasan untuk merenovasi rumah. Sebagai pemilik rumah teman ngerumpi pastinya bisa melakukan apa pun yang disukai. Misalnya, teman ngerumpi ingin mengecatnya dengan warna merah ungu muda dari atas sampai bawah, tidak ada pemilik rumah yang bisa menghentikan teman ngerumpi. Eh, bisa jadi pasangan teman ngerumoi mungkin memiliki sesuatu untuk dikatakan tentang hal pilihan warna teman ngerumpi pilih hihihi bisa saja tidak sesuai keinginannya.

Cons Memiliki Rumah Pribadi

Biasanya hal yang paling sulit adalah ketika harus pindah kerja. Nah, teman ngerumpi mau tidak mau misalnya harus menjual rumah. Menjual rumah itu tidak semudah membalikan telapak tangan lho. Plus nih ya teman ngerumpi, segala kerusakan rumah, teman ngerumpi harus mengurusnya seorang diri. Pasalnya, teman ngerumpi yang memiliki rumah tersebut. Itu adalah kerugian ketika memiliki rumah sendiri.

 

 Pros dan Cons Menyewa Rumah

Sama seperti pembeli rumah menghadapi keuntungan dan kerugian, penyewa rumah juga memiliki pros dan consnya sendiri. Nah, keuntungan penyewa rumah adalah teman ngerumpi bisa dengan bebas pindah lokasi. Apabila teman ngerumpi merasa bosan dengan lingkungan tempat tinggal. Apalagi, jika teman ngerumpi masih memiliki hasrat untuk mencari pekerjaan di kota atau negara lain; Bahkan traveling keliling dunia.

Teman ngerumpi tidak perlu membayar untuk pemeliharaan rumah. Jika kompor menjadi kaput dan pipa keran pecah, teman ngerumpi tidak perlu menelepon tukang ledeng atau melakukan perjalanan ke toko alat. Teman ngerumpi tinggal memanggil pemiliknya. Salah satu keuntungan terbesar dari menyewa adalah teman ngerumpi tidak perlu khawatir tentang biaya perbaikan. Meskipun, teman ngerumpi yang harus melakukan perbaikan dan sebagainya, biasanya bisa minta di ganti atau di potong biaya sewa rumah.

Cons Menyewa Rumah

Tarif sewa rumah bisa naik sewaktu-waktu. Meskipun teman ngerumpi sudah membuat kesepakatan. Namun, kenaikan harga sewa rumah bisa dikarenakan pelbagai alasan lokasi yang stategis tiba-tiba karena pembangunan yang semakin berkembang, inflasi, persaingan, dan nilai properti yang meningkat bisa menyebabkan harga sewa naik dari tahun ke tahun.

Teman ngerumpi memiliki sedikit kebebasan untuk merenovasi. Meskipun teman ngerumpi berpikir lantai kayu akan terlihat bagus di kamar mandi, pemilik rumah mungkin tidak menyetujui ide renovasi teman ngerumpi. Pasalnya, karena mereka yang akan membayar. Teman ngerumpi hanya memiliki sedikit suara ketika bicara soal renovasi.

 Apabila sudah mempertimbangkan pelbagai hal diatas keuntungan dan kerugian menyewa rumah dan memiliki rumah sendiri. Bahkan, teman ngerumpi sudah memutuskan menetap di suatu daerah tertentu contohnya di Bandung. Tidak ada salahnya, apabila teman ngerumpi memiliki rumah sendiri. Apalagi sudah banyak sekali perumahan yang menawarkan harga subisdi. Contohnya saja perumahan subsidi di Bandung. Sudah dipastikan harga biaya per bulan untuk rumah subsidi kurang lebih dengan harga sewa satu rumah atau apartemen. Tidak ada salahnya uang sewa rumah tersebut digunakan untuk biaya pembelian rumah subsidi setiap bulan.

 Apalagi jika teman ngerumpi sudah memiliki dana ekstra untuk pembayaran uang DP alias uang muka rumah, biaya administrasi pengurusan rumah; biaya deposito di bank untuk angsuran rumah. Tentunya, biaya yang setiap bulan teman ngerumpi bayarkan tidak akan lenyap begitu saja. Malah, akan membawa teman ngerumpi semakin dekat untuk mendapatkan sertifikat rumah.

 Untuk membeli rumah, di sarankan untuk mencari lokasi yang cocok, harga yang disesuaikan dengan biaya pemasukan tiap bulannya. Sehingga teman ngerumpi tidak akan kebingungan untuk membayar biaya angsuran rumah sampai waktu pelunasan tiba. Pastinya, awal membeli rumah membuat teman ngerumpi mengalami kesulitan, apalagi jika tidak memiliki banyak tabungan. Namun, bergantinya bulan dan tahun; teman ngerumpi akan menikmati rumah impian sendiri.

 Tentunya, memiliki rumah impian itu tidak lah mudah! Faktor lokasi dan juga harga. Namun, semua itu tidak akan menjadi masalah. Apabila teman ngerumpi memiliki rumah sendiri. Bukankah itu lebih baik daripada menyewa terus menerus! Asalkan, teman ngerumpi sudah menyakinkan diri ingin menetap di suatu tempat tertentu. Meskipun investasi properti juga menguntungkan. Namun, apabila lokasi rumah yang di miliki berbeda daerah. Maka, akan mengalami kesulitan untuk melihat keadaan rumah tersebut. Seperti biang rumpi memiliki rumah di Balikpapan, sudah belasan tahun rumah tersebut tidak pernah dilihat. Entah masih bagus atau tidak. Apakah penyewa melakukan perawatan rumah dengan baik dan tidak membohongi pemilik rumah? Tentunya, kita tidak bisa mengetahui dengan pasti bukan? Pasalnya jarak jauh.

Nah, biasanya faktor ini yang membuat beberapa teman ngerumpi ragu untuk membeli rumah. Itulah sebabnya, ada baiknya teman ngerumpi memastikan terlebih dahulu ingin menetap di mana; sehingga membeli rumah menjadi langkah bijak untuk menentukan masa depan teman ngerumpi.


Salam Biang Rumpi




Jangan lupa berkunjung juga ke  kitabahagia Story citra, petunjukhidup, asiabutterflytraveler dan jejakcantik 
temukan artikel menarik lainnya




CONVERSATION

0 comments:

Post a comment

Hi Teman Rumpi, terima kasih sudah main ke blog chitchat, ada baiknya berbagi pendapat tanpa meninggalkan spam ya. Kita sama-sama saling menghargai rumah maya kita. Salam, thanks telah meninggalkan biang rumpi manis di sini. cheers @citrapandiangan